Saturday, December 15, 2018

Tugas 7

Bisnis Internasional

Bisnis internasional merupakan kegiatan bisnis yang melewati batas Negara. Bisnis internasional sangat dibutuhkan oleh setiap Negara. Hal tersebut disebabkan kebutuhan suatu Negara sangat banyak sedangkan, sumber daya di Negara tersebut sangat sedikit. Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan keterbatasan sumber daya di suatu Negara, yaitu : sumber daya alam yang sedikit, sumber daya manusia yang buruk, dan kondisi alam yang buruk. Oleh karena itu, bisnis internasional sangat dibutuhkan oleh suatu Negara sehingga kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi, dapat terpenuhi dengan bisnis internasional.

Bisnis internasional sangat dipengaruhi oleh devisa. Menurut Purba (1993:40), “devisa adalah sebagai alat pembayaran luar negeri yang befungsi untuk membiayai perdagangan luar negeri, untuk membayar hutang luar negeri, dan untuk membiayai pembiayaan dan pemeliharaan hubungan luar negeri”. Sumber daya devisa didapatkan dari kegiatan ekspor komoditi dan penjualan jasa. Negara Indonesia sendiri mendapatkan devisa dari kegiatan ekspor migas dan non-migas. Hal tersebut membuat Pemerintah Indonesia berusaha keras untuk tidak mengandalkan sumber devisa dari kegiatan ekspor  saja. Pemerintah Indonesia juga mengembangkan tempat pariwisata yang ada di Indonesia sebagai pemasukan devisa Negara di sektor jasa.

Di sisi lain peran politik juga memengaruhi suatu Negara dalam memasuki bisnis internasional. Menurut Stoner et al (1996:133), “perubahan politik pergeseran dalam kebijakan pemerintah dan persetujuan baru diantara bangsa mempunyai dampak pada pasar global”. Saat kondisi politik sedang baik dan tidak terdapat permasalahan yang berarti, suatu Negara dapat melakukan transaksi bisnis dengan Negara lain dengan mudah. Di lain pihak apabila kondisi politik sedang buruk, Negara tersebut akan sulit melakukan transaksi bisnis dengan Negara lain. Contoh : Negara Cina dan Amerika Serikat melakukan kerja sama bisnis namun secara tiba-tiba Amerika Serikat membuat kebijakan baru berupa kenaikan pajak produk Cina yang masuk ke Amerika Serikat karena produk Cina sudah terlalu banyak di Amerika Serikat, Hal tersebut membuat Negara Cina marah sehingga jalinan bisnis diantara mereka berdua menjadi buruk.
            Daftar Pustaka :
Stoner, James A.F, R. Edward Freeman dan Daniel R. Gilbert JR. 1996. Management. New Jersey : A Shimon & Schuster company.
Purba, Radiks. 1993. Mengenal Praktik Bisnis. Jakarta Pusat : PT Pustaka Binaman Pressindo.

Friday, November 30, 2018



tugas 6

Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan kumpulan informasi setiap transaksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam satu periode. Laporan keuangan sangat penting dalam hal memberi informasi keuangan namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah laporan keuangan. Hal utama yang harus diperhatikan dalam membuat laporan keuangan yaitu : ketelitian. Hal ini bertujuan agar laporan keuangan tidak terjadi kesalahan, apa bila laporan keuangan terjadi kesalahan satu transaksi saja maka akan mengubah seluruh isi laporan keuangan. Oleh karena itu, ketelitian sangat diperlukan dalam membuat sebuah laporan keuangan.

Hal kedua yang harus diperhatikan dalam membuat laporan keuangan adalah etika dalam membuat laporan keuangan. Dalam hal ini akuntan harus membuat laporan keuangan sesuai dengan etika akuntansi dan tidak boleh ada unsur kecurangan. Weygandt et al (2013 :17) menyatakan bahwa “pelaporan keuangan yang efektif bergantung kepada perilaku yang beretika”. Jika pembuatan laporan keuangan tidak sesuai dengan etika akuntansi dan terdapat unsur kecurangan dapat menghilangkan kepercayaan investor kepada perusahaan. Oleh karena itu, pembuatan laporan keuangan harus sesuai dengan etika dan tidak boleh ada unsur kecurangan.

Daftar Pustaka :
Weygandt, Jerry J, Paul D. Kimmel, Donald E Kieso. 2013. Financial Accounting IFRS Edition. Hoboken : John wiley and sony inc.



Tugas 5

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan.Hal itu bertujuan agar barang yang mereka produksi terjual dengan baik. Terdapat hal utama yang harus diperhatikan perusahaan dalam memasarkan produk mereka yaitu : melakukan teknik promosi yang baik. Produk akan lebih mudah terjual apa bila perusahaan menggunakan teknik promosi yang baik. Salah satu cara melakukan pemasaran yang baik yaitu menggunakan media yang ada secara maksimal, dengan begitu produk akan diketahui oleh masyarakat luas.
Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam pemasaran yaitu : mempromosikan barang dengan ide-ide yang kreatif. Promosi yang kreatif bertujuan agar konsumen semakin tertarik terhadap barang atau jasa yang kita jual kepada konsumen. Di sisi lain jika promosi tidak kreatif dan membosankan maka konsumen tidak akan tertarik pada barang atau jasa yang kita jual. Contoh : Perusahaan Bukalapak membuat iklan televisi dengan menyewa aktor yang kurang populer namun, mereka menggunakan kreatifitas mereka secara maksimal sehingga banyak konsumen yang berminat membeli produk mereka. Oleh sebab itu kreatifitas sangat berpengaruh terhadap promosi barang yang dilakukan oleh perusahaan.
Hal ketiga yang perlu diperhatikan dalam pemasaran yaitu : menentukan harga yang sesuai. Sebagai permulaan, perusahaan harus mengadakan diskon pada harga produk untuk menarik konsumen. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Nickels dan McHough (2008:91) “Anda dapat memberikan harga lebih rendah untuk menarik bisnis, terutama pada awalnya”. Contoh : Produk handphone xiaomi sangat disukai oleh konsumen karena di jual dengan harga murah akan tetapi, memiliki spesifikasi sistem yang bagus. Hal tersebut terjadi karena perusahaan handphone xiaomi lebih memilih memasang iklan di situs online daripada media elektronik lainnya sehingga tidak mengeluarkan banyak biaya.

Daftar pustaka :
McHugh dan Nickels.2008.Understanding Business.New York :McGraw-Hill


 Tugas 4


Manajemen Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia (SDM) sering diabaikan oleh suatu perusahaan. Padahal sumber daya manusia sangat diperlukan demi menunjang keberhasilan suatu perusahaan. Ada hal terpenting yang dilupakan perusahaan tentang SDM yaitu : SDM sangat memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Perusahaan yang memiliki sumber daya manusia yang baik mampu menghasilkan produk berkualitas baik. Di sisi lain jika perusahaan memiliki Sumber Daya Manusia yang buruk maka produk yang dihasilkan juga berkualitas buruk. Oleh karena itu, SDM tidak boleh diabaikan oleh perusahaan.
Hal kedua yang harus diperhatikan perusahaan tentang SDM yaitu : hubungan antar karyawan. Perusahaan yang baik harus memiliki hubungan antar karyawan yang baik pula. Hal tersebut sangat penting karena hubungan baik antar karyawan membuat kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Di lain pihak jika hubungan antar karyawan buruk maka kinerja perusahaan menjadi buruk. Oleh karena itu perusahaan harus memperhatikan hubungan antar karyawan agar kinerja perusahaan lebih efektif.
Hal ketiga yang harus diperhatikan oleh perusahaan tentang SDM yaitu : memberi perhatian karyawan dengan baik. Stoner (1933) berpendapat bahwa “pekerja yang mendapat perhatian khusus akan bekerja lebih baik hanya karena mendapat perhatian tersebut”. Berdasarkan kutipan Mayo dan dapat diambil kesimpulan bahwa karyawan akan bekerja lebih baik apa bila diberi perhatian yang cukup. Salah satu cara perusahaan dalam memberi perhatian kepada karyawan yaitu pemberian gaji tambahan kepada setiap karyawan yang bekerja dengan baik. Gaji tambahan diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan menjadi lebih baik.
Daftar pustaka
Stoner, James A. F. 1996. Manajemen. New Jersey : A Shimon & Schuster company




Tugas 3

Manajemen dan Organisasi Bisnis

Manajemen sangat diperlukan dalam mengatur sebuah organisasi karena tanpa manajemen, seluruh pekerjaan atau kegiatan dalam organisasi tersebut akan susah diatur. Manajemen juga memiliki  manfaat lain yaitu : memudahkan mencapai tujuan organisasi. Organisasi yang memiliki manajemen yang baik dapat memudahkan organisasi tersebut mencapai tujuan. Di sisi lain jika suatu organisasi tidak memiliki manajemen yang baik, sudah dipastikan bahwa organisasi tersebut akan susah mencapai tujuan. Oleh karena itu, untuk mencapai suatu tujuan dibutuhkan manajemen yang baik
.    
Di sisi lain setiap organisasi memiliki banyak tujuan. Hal tersebut menuntut manajer agar mengatur organisasi dengan baik. Hal utama yang harus diperhatikan oleh manajer dalam mengatur organisasi yaitu mengatur sumber daya yang ada. Hal ini sangat penting karena dengan memiliki sumber daya yang baik maka kinerja organisasi akan lebih efektif. Oleh sebab itu, sumber daya sangat penting dalam mengatur organisasi.

Hal kedua yang perlu diperhatikan oleh manajer dalam mengatur suatu organisasi adalah keuangan. Manajer harus dapat mengatur aliran masuk dan keluar uang dengan baik. Hal tersebut bertujuan agar uang yang digunakan tidak habis untuk hal yang tidak penting. Contoh : Budi membeli keperluan OSIS yang tidak begitu diperlukan dengan uang kas ketika OSIS sangat membutuhkan uang kas tersebut untuk keperluan lain yang lebih penting, uang organisasi sudah habis untuk membeli keperluan yang tidak begitu penting. Oleh karena itu manajemen keuangan sangat dibutuhkan.     

TUGAS 2


Bentuk-bentuk Hukum Badan Usaha di Indonesia dan Perbedaannya
Badan usaha adalah suatu kesatuan organisasi dan ekonomis yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Badan usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, padahal perusahaan dan badan usaha dapat dibilang berbeda. Pertama, badan usaha berbentuk kesatuan yuridis sedangkan perusahaan berbentuk kesatuan teknis. Kedua, badan usaha berorientasi untuk memperoleh laba sedangkan perusahaan berorientasi untuk menghasilkan barang dan jasa. Badan usaha dibagi menjadi tiga jenis, yaitu : berdasarkan aktivitas, kepemilikan modal, dan wilayah.

Berdasarkan aktivitas badan usaha dibagi lima yaitu : badan usaha ekstraktif, badan usaha agraris, badan usaha industri, badan usaha perdagangan, dan badan usaha jasa. Badan usaha ekstraktif adalah badan usaha yang berkaitan dengan alam, dimana badan usaha tersebut mengambil hasil kekayaan alam yang ada sebagai produk, seperti : PT Pertamina dan PT Danone. Badan usaha agraris yaitu, badan usaha yang berkaitan dengan pertanian, seperti : PT Perkebunan Negara. Badan usaha industri yaitu badan usaha yang meningkatkan nilai jual barang dengan mengubah bentuk fisik maupun non fisik barang tersebut,contoh : PT Kimia Farma, PT Siantar Top, dan PT Mayora. Badan usaha perdagangan yaitu, badan usaha yang melakukan aktivitas jual beli tanpa merubah sifat barang tersebut, seperti : PT Matahari. Badan usaha jasa adalah badan usaha yang menyediakan jasa bagi masyarakat luas, contoh: PT Mandiri, PT Jasa Marga, dan PT BRI.

Berdasarkan kepemilikan modal, badan usaha dibagi empat yaitu : BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), dan Badan Usaha Campuran.BUMN adalah badan usaha yang kepemilikan modal milik negara, contoh : PT Kereta Api, PT Timah Bangka, dan PT Peruni. BUMS adalah badan usaha yang kepemilikan modal milik swasta,contoh: PT Indofood, PT Mayora, PT Coca-cola, dan PT Wingsfood. BUMD adalah badan usaha yang kepemilikan milik daerah, contoh : PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), dan BPD ( Badan Pembangunan Daerah).Badan Usaha Campuran adalah badan usaha yang kepemilikan modal milik negara dan swasta, contoh : PT Telkom Indonesia, PT BNI, dan PT Bank Central Asia.

Berdasarkan wilayah badan usaha dibagi menjadi dua,yaitu : Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Badan Usaha Penanaman Modal Asing (PMA). Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri adalah badan usaha yang modal berasal dari dalam negeri, contoh : Pertamina. Badan Usaha Penanaman Modal Asing adalah badan usaha yang penanaman modal berasal dari luar negeri,contoh : PT Freeport, PT Chevron Pacific, dan PT Newmont.