Thursday, May 30, 2019

tugas 2 produk domestik bruto


Produk Domestik Bruto
Produk Domesti Bruto (PDB) memiliki banyak pengertian dari para ahli. Menurut Prasetyo (2011:28), pengertian PDB adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan/diproduksi oleh seluruh warga masyarakat pada suatu wilayah negara yang bersangkutan (termasuk produksi warga negara asing di negara tersebut) dalam periode tertentu biasanya dalam satu tahun. Menurut Herlambang dkk (2001:22), Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto/ PDB adalah total pendapatan yang dihasilkan didalam suatu negara, termasuk pendapatan orang asing yang bekerja di dalam suatu negara. PDB mengukur nilai barang dan jasa yang di produksi di suatu wilayah negara (domestik) tanpa membedakan kewarganegaraan pada suatu periode tertentu. Menurut Mankiw (2007:17), pengertian PDB adalah jumlah produk barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun. Produk Domestik Bruto mengukur nilai total barang dan jasa suatu negara tanpa membedakan kewarganegaraan.
 Produk Domestik Bruto mempunyai beberapa fungsi. Pertama, Produk Domestik Bruto (PDB) dihitung berdasarkan total nilai tambah (value added) yang dihasilkan seluruh kegiatan produksi. Dalam hal ini, pertumbuhan PDB menunjukkan adanya peningkatan balas jasa terhadap faktor produksi. Kedua, Produk Domestik Bruto (PDB) dihitung dengan konsep siklus aliran (circulair flow concept). Maksudnya adalah, perhitungan PDB mencakup jumlah nilai produk yang dihasilkan dalam periode tertentu (umumnya satu tahun) dan tidak mencankup perhitungan pada periode sebelumnya. Batas wilayah perhitungan PDB adalah satu Negara (perekonomian domestik). Hal ini memungkinkan untuk mengukur efektivitas suatu kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah dalam upaya mendorong aktivitas perekonomian domestik.

PDB juga memiliki beberapa pendekatan, pendekatan produksi, pendekatan pengeluaran dan pendekatan pendapatan. Pertama pendekatan Produksi Pada pendeketan produksi PDB dan PDRB, unit-unit produksi dalam penyajian ini dikelompokkan dalam 9 lapangan usaha (sektor), yaitu: (1) pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, (2) pertambangan dan penggalian, (3) industri pengolahan, (4) listrik, gas dan air bersih, (5) konstruksi, (6) perdagangan, hotel dan restoran, (7) pengangkutan dan komunikasi, (8) keuangan, real estate dan jasa perusah–aan, (9) jasa-jasa (termasuk jasa pemerintah). Kedua, Pendekatan pengeluaran yang dibagi  beberapa sektor, (1) Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta nirlaba, (2) konsumsi pemerintah, (3) pembentukan modal tetap domestik bruto, (4) perubahan inventori dan (5) ekspor neto (merupakan ekspor dikurangi impor). Ketiga, pendekatan pendapatan, pada pendekatan ini, PDB dan PDRB merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang ikut serta dalam proses produksi di suatu negara atau daerah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun).

No comments:

Post a Comment